Puisi-puisi dalam antologi ini adalah proses kreatif yang terkumpul dari hati yang dituangkan dalam tulisan bergaya pengucapan orisinal.Saya mencoba menjelajahi konvesi puitika yang ada beserta ideologisnya: mulai dari romantisme,ekpresionisme,imajisme,surealisme,hingga realisme kritis. Akhirnya saya ucapkan selamat membaca,semoga anda mendapat inspirasi baru.Hanya kepada Allah saya pasrahkan segala akhir karya yang sederhana ini,semoga bermanfaat dan bisa menambah variasi dalam berkarya.
Minggu, 22 September 2013
SEAMSAL LILI
Karib yang terlepas; dari pal pal selalu berjanji
menunggu asal dari senja
tak ada halte di kota ini, dan daun-daunpun tak mengembalikan segalanya
tetapi disini ada rambut kita yang terpangkas
dari putik; seamsal lili,
hingga malam dapat di tebak dan aku masih mencintaimu
sampai terlelap
Aby Santika
Bandung,
18 September 2013.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar