Lemah laun kukuasai duapuluhempat waktu
menyambut perasaan rindu yang kian tunggal
dari puncak mimpi nyanyian mengikuti umpama semesta
di saat-saat getar berlawanan memanggil daku di hati alam
Simpanlah, tentang nada-nada berlarian di kehijauan daun
sepenuhnya batin menunggumu di rinai hujan
kemudian hendak reda tatkala alunan bertiup memercik ke arah rupa untuk disusun melembut melodi ketika langkahmu letih
Karena tubuhmu tempat bunga-bunga kuncup lepas bernyanyi
mencari matahari di relung-relung menghangatkan wajah
menggoyangkan genggaman rindu menyeruak lincah
meresap merdu terlukis dalam pesona senyummu
"nda, semalam saja dekapkan pada hati
sonnet rindu di atas lukisan kudus
melantunkan puisi-puisi berjatuhan menjadi keutuhan janji"
Engkau aku cium pelan-pelan, bukan sekedar mimpi
karena kesabaran senyuman berpeluh di kotamu
pada fijar mata lilin melingkar serupa satu kisah irama hati
menangkap kebenaran cinta sepenuhnya untuk dicari
Simpanlah, satu hari lagi sempat terangkut
rindu membawa lagu-lagu yang kuyup
pada basah air mata menambal doa
agar tak hilang akhirnya sebelum di raih.
Aby santika
Bandung,
01 April 2012.
Puisi-puisi dalam antologi ini adalah proses kreatif yang terkumpul dari hati yang dituangkan dalam tulisan bergaya pengucapan orisinal.Saya mencoba menjelajahi konvesi puitika yang ada beserta ideologisnya: mulai dari romantisme,ekpresionisme,imajisme,surealisme,hingga realisme kritis. Akhirnya saya ucapkan selamat membaca,semoga anda mendapat inspirasi baru.Hanya kepada Allah saya pasrahkan segala akhir karya yang sederhana ini,semoga bermanfaat dan bisa menambah variasi dalam berkarya.
salam sukses by
BalasHapus"surga hati ku"
nda,tidurlah duhai penobat mimpi
aku menatapmu dari jarak tanpa hijab
senyum pulasmu ku lukis dengan jemari
mengecupmu dengan hati dari sini
nda,lelaplah duhai keindahan tuhan
setiaku menyelimuti tiada banding
merengkuh pilumu selalu aku mau
bersamamu bersyahadat rindu ku tunggu
nda,duhai penyemat cinta dalam jiwa
faras mu merobek malam dinginku
tersenyum aku ketika aku tau kini akulah milik mu
nda,duhai bidadari manja surga hati ku
bagaimana harus ku unggah indah rasa
ketika sempurna ke indahan ada pada mu buat ku
nda,duhai pimpinan semua duhai
aku mencintai kesempurnaanmu dengan segala keterbatasan ku
aku menyayangi mu surga hati ku